GUA LONDA
Londa adalah
salah satu tempat wisata yang berada di Desa Sendang Uai, Kecamatan Sanggalangi
yang berjarak kurang lebih 7 KM sebelah selatan dari Kota Rantepao. yang merupakan sebuah gua alam. Adapun peti mati
yang ada di sana disesuaikan dan dikelompokkan sesuai dengan garis keluarga.
Perlu diketahui Londa itu sudah berumur ratusan tahun dan tetap digunakan
hingga sekarang. Hal tersebut bisa dilihat masih banyaknya peti mati yang masih
utuh.
Ketika kita sampai di lokasi Londa, pengunjung disambut oleh
beberapa guide dengan membawa lampu petromaks sehingga pengunjung
tinggal milih siapa yang akan menemani selama di dalam gua. Menyewa petromaks
bersama pemadunya dikenai biaya kurang lebih Rp50.000,00. Para pemadu di sana
rata-rata masih memiliki hubungan keluarga terhadap jazad orang-orang yang ada
di dalam gua. Di depan Gua Londa terdapat banyak sekali patung (Tau-Tau dalam
bahasa Toraja) yang menyerupai wajah asli orang meninggal. Cuma ada tradisi di
sana sebelum dibuat patung harus ada ritual pemotongan hewan kerbau sebanyak 24
ekor.
Selama berada di dalam gua, kita dapat melihat atau
berfoto-foto dengan benda yang ada di dalam, di dalam ada tempat yang berupa
batu alam seperti bingkai untuk tempat berfoto, bingkai batu itu tidak dibuat
tetapi alami terbuat sendiri, pengunjung akan dijelaskan oleh guide secara
singkat siapa saja jenazah yang boleh dimakamkan di sini. Adapun panjang dari
gua tersebut kurang lebih seribu meter. Berdasarkan keterangan dari guide,
sebenarnya ada dua jalan masuk gua itu yang saling berhubungan, cuma pengunjung
harus menunduk dan merayap untuk menembus jalan lain
peti jenazahnya tidak dikuburkan ke bawah tanah, melainkan
hanya ditaruh begitu saja di dalam Gua Londa. Di dalam Gua banyak sekali
tengkorak yang berserakan yang sudah berumur ratusan tahun. Yang membuat aneh
di dalam gua tersebut tidak berbau mayat meskipun begitu banyak tengkorak. Selain
itu, di dalam gua tidak terasa pengap, tapi justru berhawa sejuk.. Gua Londa
banyak menyimpan keunikan dan cerita misteri, seperti kisah sepasang kekasih
yang bunuh diri karena jalinan cintanya tidak direstui oleh orang tuanya karena
mereka masih punya hubungan saudara. Ini bisa dilihat tulang-belulang mereka
ditaruh berdekatan.
dipublikasikan oleh: Niko santo .b
